P erkembangan Teknologi pada Masa Praaksara A. Zaman Batu Manusia praaksara membuat alat-alat dari kayu, tulang, dan dominannya terbuat dari batu. Macam-macam zaman batu : 1) Zaman Batu Tua (Paleolithikum) Berlangsung selama 50.000-10.000 tahun SM. Dihuni oleh manusia peking dan manusia jawa. Misalnya manusia jenis Pithecanthropus, Meganthropus, Paleojavanicus, Homo Soloensis, dan Homo Wajakensis. Macam kebudayaannya: a. Kebudayaan Pacitan Ditemukan pada tahun 1935 di Desa Punung, Pacitan, Jawa Timur, berupa kapak genggam, kapak perimbas, pahat genggam, dan alat serpih. Manusia purba yang pertama kali di Pacitan adalah Pithecanthropus erectus, berasal dari masa pleistosen tengah (masa perkembangan budaya batu terawal di Indonesia). b. Kebudayaan Ngandong Salah satu daerah tempat ditemukannya bukti-bukti sejarah peradaban manusia, seperti alat-alat dari tulang. Berkembang di daerah Ngandong, Ngawi, ...
Desiran debu dalam kehampaan
Membelah harapan selaranya
Menghapus asa dalam kegagalan
Melara hati tiada henti
Pohon cinta yang telah rapuh
Membelah harapan selaranya
Menghapus asa dalam kegagalan
Melara hati tiada henti
Pohon cinta yang telah rapuh
Yang tak bisa tegak di bawah pekatnya malam
Ibarat api yang mengobarkan
Ibarat api yang mengobarkan
Ibarat air yang membeku
Kini ku mengerti untuk kesekian kali
Kepalsuan cintamu
Atas kata semanis madu
Dan bukti sepahit empedu
Telah meluap ruang khayalku
Kini ku mengerti untuk kesekian kali
Kepalsuan cintamu
Atas kata semanis madu
Dan bukti sepahit empedu
Telah meluap ruang khayalku
Akan sakit yang kau goreskan
Akan janji yang kau khianati
Walau rasaku patah
Namun asaku semakin membumbung
Hingga aku buta akan cintamu
Cinta yang membuatku menderita
Namun asaku semakin membumbung
Hingga aku buta akan cintamu
Cinta yang membuatku menderita
Membuatku lemah dan tak berdaya
Tapi Allah Yang Mahacinta berkehendak lain
Tangan rahmatnya menolongku
Tapi Allah Yang Mahacinta berkehendak lain
Tangan rahmatnya menolongku
Membangunkanku dari keputusasaan
Mengantarkanku untuk bangkit dan terus berjuang

Comments
Post a Comment